Yang Pop dan Uptodate

Rabu, 26 November 2008

BAGAIMANA MENJADI GURU YANG DIRINDUKAN SISWA




MENJADI GURU YANG DIRINDUKAN SISWA
Oleh: M.H.A. Rifai
(SMA Negeri 1 Watansoppeng)

A. Pendahuluan
Tidak dapat dipungkiri bahwa guru adalah pekerjaan mulia. Bagaimana tidak mulia jika kerjanya setiap hari hanya berusaha mendidik dan mencerdaskan anak didiknya. Namun, tidak semua guru berhasil menjalankan tugas mulia tersebut. Kita dapat lihat dan dengar masih ada beberapa guru yang gagal mengantar anak didiknya hingga ke pintu gerbang keberhasilan. Bahkan ada oknum guru yang membuat anak didiknya tidak betah berada di kelas mengikuti kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan sang guru.
Siswa yang berada di luar kelas pada saat kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung di kelasnya jika ditanya mengapa, alasannya bermacam-macam. Ada juga siswa yang minta izin ke pada gurunya dengan alasan ke kamar kecil (WC) namun singgah di kantin sekolah. Gurunya di kelas sedang melaksanakan KBM akan tetapi si siswa enak-enakan makan dan ngobrol di kantin. Mengapa hal itu terjadi?
Salah satu faktor penyebab yang perlu diperhatikan terhadap masalah tersebut adalah faktor guru. Di sinilah diperlukan guru yang bijaksana, mumpuni dan dirindukan oleh siswa. Lalu, bagaimana menjadi guru seperti itu?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, silahkan baca dengan saksama uraian berikut ini.
Kata kunci: guru, dirindukan, siswa




B. Pembahasan
“Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru. namamu akan selalu hidup dalam sanubariku. Sebagai prasati trima kasihku untuk pengabdianmu. Engkau bagai pelita dalam kegelapan. Engkau patriot pahlawan bangsa, tanpa tanda jasa.”
Itulah penggalan lagu puji-pujian kepada sang guru yang telah menjadi salah satu lagu wajib nasional kita. Alangkah indahnya kedengaran pujian tersebut. Namun, pujian tersebut akan menjadi jelek jika guru tidak dapat menjadi guru yang berhasil bagi siswanya.
Keberhasilan yang dimaksud di sini adalah keberhasilan dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas. Alangkah indahnya jika seorang guru mampu melaksanakan KBM sesuai waktu yang tersedia tanpa seorang pun siswa yang meninggalkan kelas atau tempat duduknya. Nah, untuk menjadikan siswa betah mengikuti KBM, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut:
1. Penampilan di depan kelas
Ada moto “Penampilan adalah kemenangan utamanya bagi diri saya sendiri”. Oleh karena itu, sebelum masuk kela alangkah baiknya jika seorang guru memperhatikan penampilannya di depan cermin. Hal ini demi menambah rasa “Pd” pada saat melaksanakan KBM.
2. Gaya/metode mengajar
Guru yang mengajar dengan gaya atau metode yang menarik akan menjadikan siswa atau anak didiknya tertarik dan merasa senang mengikuti KBM. Belajar-mengajar yang diselingi dengan gurauan atau intermezo dapat menjadikan suasana belajar-mengajar lebih hidup dan menyenangkan.
3. Penguasaan bahan ajar
Menguasai bahan ajar atau materi pembelajaran sangat penting bagi guru. Guru yang menguasai materi pembelajaran akan leluasa dan luwes dalam pelaksanaan KBM. Ia bisa melakukan berbagai improvisasi dalam menyajikan materi pembelajaran yang tentu saja dapat menjadi daya tarik bagi siswa.
4. Pengelolaan kelas
Guru harus bisa melakukan pengelolaan kelas yang baik dan berkesinambungan. Dalam pelaksanaan KBM, seringkali didapatkan siswa yang kerjanya hanya menganggu temannya atau mengerjakan sesuatu yang tidak berhubungan dengan materi pembelajaran yang disajikan. Di sinilah perlunya seorang guru memiliki kemampuan dalam pengelolaan kelas.
5. Volume suara saat menyajikan materi pelajaran
Suara atau vokal angat penting dalam menyajikan materi pelajaran. Proses penyampaian informasi atau materi pembelajaran kepada siswa akan menjadi jelas bila diiringi dengan volume suara yang tinggi dan bervariasi. Dengan volume suara yang tinggi, siswa yang duduk paling belakang pun akan jelas mendengar materi yang disampaikan oleh guru. Bahkan siswa yang akan mengantuk dapat hilang rasa kantuknya jika volume suara gurunya bervariasi.



C. Kesimpulan
Keberhasilan KBM dalam kelas sangat ditentukan oleh aktivitas guru dan siswa. Guru yang melaksanakan KBM dengan baik dan menarik tentu akan dirindukan kehadirannya oleh siswa. Menjadi guru yang dirindukan oleh siswa dapat diwujudkan melalui beberapa hal yaitu:
1. Penampilan di depan kelas
2. Gaya/metode mengajar
3. Penguasaan bahan ajar
4. Pengelolaan kelas
5. Volume suara saat menyajikan materi pelajaran



D. Saran
Berdasarkan uraian yang dikemukakan di atas, disarankan kepada guru yang akan melaksanakan KBM agar memperhatikan kelima faktor yang dapat menjadikan seorang guru dirindukan oleh siswanya. Laksanakanlah KBM dengan baik, menyenangkan, dan aman demi peningkatan prestasi belajar siswa itu sendiri.

5 komentar:

HERIANA mengatakan...

Untuk menjadi guru yang dirindukan siswa, guru harus bisa memberi motivasi dan dorongan kepada siswa, bahkan hadirnya seorang guru yang baik dan disiplin mampu membangkitkan semangat siswa untuk berprestasi dan berkarya.

Anonim mengatakan...

Ass...
Menurut saya, untuk menjadi guru yang dirindukan dan dihormati oleh siswanya, sebaiknya dalam mengajar menggunakan metode yang disenangi oleh siswanya. Bahkan, guru yang ramah dapat menambah gairah dan motifasi siswa dalam belajar.
Ewako smansa....!

Tanggapan mengatakan...

menurut saya,untuk menjadi guru yang baik dan di rindukan oleh siswanya,seharusnya guru tersebut harus memberi motivasi pada siswanya dan memberi kasih sayang,karna adanya seorang guru yang baik dan ramah dapat memberi semangat atau motivasi belajar yang tinggi terhadap siswa.

Tanggapan mengatakan...

Asz...
Menurut saya pembahasan di atas cukup bagus namun jika hanya KBM di atas yang dikusai oleh seorang guru, saya rasa masih kurang akan tetapi, perlu ditambahkan sedikit yakni perlunya kasih sayang yang merata pada setiap siswanya maksudnya tidak pilih kasih. kasih sayang yang dibutuhkan siswa seperti halnya kasih sayang orang tua pada anaknya karena saya pikir guru-guru di sekolah memang adalah pengganti orang tua di rumah.(oleh: Lisawati)

Tanggapan mengatakan...

Menurut saya,untuk menjadi guru yang dirindukan oleh siswanya,seharusnya guru tersebut harus memberi motivasi belajar pada para siswa,tidak membeda-bedakan siswanya dan memberi kasih sayang.Karna adanya seorang guru yang baik dan ramah pada siswanya dapat memberi semangat atau motivasi belajar yang tinggi terhadap siswanya.(oleh Nur aisyah)