I.
KONDISI GEOGRAFIS DAN TOPOGRAFIS SERTA
SOSIAL SEKOLAH
Kondisi Geografis dan Topografis adalah keadaan yang
menggambarkan letak sekolah (jarak sekolah dengan ibu kota kecamatan dan
kabupaten, transportasi yang digunakan). Kondisi sosial adalah keadaan yang menggambarkan
apakah sekolah berada pada lokasi daerah konflik, miskin dan atau terpencil.
Tuliskan kondisi tersebut di bawah ini :
A. Kondisi
Geografis dan Topografis
Kondisi
geografis SMAN 1 Watansoppeng yaitu terletak
pada sebelah selatan kota Watansoppeng yang berjarak kurang lebih 2 kilometer
dari ibu kota kabupaten dengan batas-batas sebagai berikut:
·
Sebelah
Utara, berbatasan dengan pemukiman penduduk.
·
Sebelah
Selatan, berbatasan dengan Rumah Sakit Umum Daerah Ajjapangeng Watansoppeng.
·
Sebelah
Barat, berbatasan dengan pemukiman penduduk
·
Sebelah
Timur, berbatasan dengan asrama polisi Watansoppeng.
Letak topografi SMA Negeri 1 Watansoppeng berada pada
dataran tinggi (kurang lebih 70 m dari permukaan laut) dengan kondisi fisik
berbukit. SMA Negeri Watansoppeng beralamat di Jalan Samudera Nomor 2
Watansoppeng di Kelurahan Botto Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng. Jarak
dari ibu kota kecamatan hanya sekitar 1 kilometer. Untuk menuju ke lokasi SMA N 1 Watansoppeng, dapat ditempuh dengan
transportasi darat yaitu dengan menggunakan kendaraan bermotor seperti mobil
dan sepeda motor. Meskipun demikian, ada juga beberapa guru dan siswa yang
hanya berjalan kaki karena letak tempat tinggalnya yang dekat dengan lokasi
sekolah.
B. Kondisi
Sosial Sekolah
SMA N 1
Watansoppeng berada pada lokasi yang cukup ramai karena diapit oleh dua jalan
utama dalam kota yaitu jalan Kesatria dan jalan Samudra. Lokasi tersebut
membuat SMA N 1 Watansoppeng mudah dijangkau baik oleh siswa maupun guru.
Setiap hari kendaraan umum atau kendaraan angkutan kota lewat di depan sekolah.
Begitu pula halnya dengan kendaraan umum roda dua yang dikenal dengan nama
ojek, setiap saat mangkal di depan sekolah menunggu muatan.
Kondisi seperti
tersebut di atas menjadikan lokasi SMA N 1 Watansoppeng termasuk lokasi yang
ramai namun tetap dalam keadaan aman karena adanya rambu-rambu lalu lintas dan
petugas/polisi lalu lintas yang setiap pagi bertugas mengawasi dan mengatur
pengendara atau para pengguna kendaraan yang lewat di depan sekolah.
II. DUKUNGAN
PEMDA DAN KOMITE SEKOLAH SERTA MASYARAKAT
Dukungan Pemda : Tuliskan anggaran
untuk bidang pendidikan kabupaten dan kota pada 2 tahun terakhir yang dilihat
dari APBD.
Dukungan Komite Sekolah : Tuliskan
bentuk-bentuk dukungan yang diberikan Komite Sekolah. Dukungan Masyarakat :
Tuliskan apa saja dan dalam bentuk apa saja dukungan masyarakat, atau
sebaliknya tuliskan apakah masyarakat justru kurang mendukung.
Tuliskan yang dimaksud di atas, di
bawah ini :
A. Dukungan
Pemda
Pemerintah
daerah Soppeng memberikan dukungan terhadap kelancaran pelaksanaan proses
belajar mengajar di SMA N 1 Watansoppeng. Dukungan tersebut dalam bentuk
pemberian dana anggaran pendidikan yang sesuai APBD. Pada tahun pelajaran
2010/2011 pemerintah daerah memberikan dana anggaran pendidikan sebesar 70 juta
rupiah dan pada tahun pelajaran 2011/2012 sebesar 70 juta rupiah.
Selain
dukungan dari pemda, SMA N 1 Watansoppeng juga mendapat dukungan dari komite
sekolah dalam bentuk dana komite sekolah untuk mendukung kelancaran pelaksanaan
proses belajar mengajar dan kegiatan pengembangan diri siswa. Dukungan dana
dari komite sekolah hanya sampai pada semester ganjil tahun pelajaran 2011/2012
karena pada semester genap tahun pelajaran 2011/2012 pemerintah daerah provinsi
Sulawesi Selatan telah memberlakukan pendidikan gratis bagi sekolah pendidikan
menengah atas atau SMA.
Selanjutnya,
SMA N 1 Watansoppeng juga terkadang mendapat dukungan dari orang tua siswa
dalam hal pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler bagi siswa. Dukungan tersebut
berupa kerja sama dengan pihak sekolah dalam hal pengawasan terhadap anak yang
bersangkutan di lingkungan rumah tempat tinggalnya agar mereka tetap belajar
dan menjaga nama baik sekolah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar