Yang Pop dan Uptodate

Senin, 25 Oktober 2010

ARTIKEL

MEMBUAT DAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN
      BERBASIS ICT UNTUK PEMBELAJARAN MENYIMAK
                                                           Oleh: Muhammad Arifai, S.P

A. Pendahuluan
Dalam materi pembelajaran bahasa Indonesia di tingkat sekolah menengah atas,
terdapat empat aspek keterampilan berbahasa yang pada umumnya harus dikuasai oleh siswa. Salah satu di antara keempat aspek ketermpilan berbahasa tersebut, yakni menyimak. Pembelajaran menyimak sering mengalami kendala dalam penyajiannya di kelas. Kendala tersebut antara lain : (1) Media pembelajaran yang berupa menyimak berita, wawancara, laporan peristiwa, dsb tidak dimiliki oleh guru, dan belum pernah dibuat, padahal materi pembelajaran tersebut terdapat dalam silabus bahasa Indonesia; (2) Pembuatan media pembelajaran yang itu, membutuhkan kemampuan yang kompleks dan relatif tinggi, khususnya bidang software & hardware komputer; (3) Bila pembelajaran menyimak disampaikan hanya dengan metode pemberian tugas, misalnya menyimak berita dari TV, siswa dan guru kesulitan menemukan stasiun TV mana yang akan menyampaikan topik tertentu, pada hari apa dan jam berapa, karena banyak stasiun TV; (4) Siswa sering tidak melaporkan tugas tersebut, guru juga seringkali terlewatkan acara TV tersebut sehingga pembahasan menjadi tidak efektif; (5) Jika materi menyimak disajikan dengan metode ceramah, pembelajaran menjadi ’teacher centered’ siswa hanya medengarkan saja materi pembelajaran tidak menarik perhatian siswa dan membosankan.
Untuk mengatasi kendala tersebut, diperlukan sebuah media pembelajaran yang baik dan menarik seperti media pembelajaran berbasis ICT. Berdasarkan hal tersebut, yang menjadi permasalahan dalam penulisan ini adalah: (1) Bagaimanakah pembuatan media pembelajaran menyimak yang berbasis ICT ? (2) Bagaimanakah penggunaan media pembelajaran berbasis ICT dalam pembelajaran menyimak?
Kata kunci : media pembelajaran berbasis ICT, pembelajaran menyimak
B. Membuat Media Pembelajaran Berbasis ICT
Perkembangan teknologi komputer dan informasi (ICT) juga semakin mengembangkan bentuk dan variasi media pembelajaran. Menurut Thomson (Elida dan Nugroho, 2003) komputer yang digunakan dalam pembelajaran dapat memberikan manfaat, yakni saat digunakan komputer meningkatkan motivasi pembelajaran. Para siswa akan menikmati kerja komputer ini dan komputer memberikan tantangan di samping komputer menampilkan perpaduan antarteks, gambar, animasi gerak, dan suara secara bersamaan maupun bergantian.
Menurut Luther (dalam Sutopo, 2003:32) ada tujuh tahap dalam pengembangan media pembelajaran berbasis computer (ICT), yaitu:
a. Tahap pertama konsep, yaitu mengidentifikasikan tujuan, kebutuhan belajar, atau hal-hal lain yang perlu diungkapkan;
b. Tahap kedua analisis karakteristik siswa, yaitu disesuaikan dengan minat, bakat, dan kemampuan siswa;
c. Tahap ketiga merencanakan dan menyusun software;
d. Tahap keempat desain, yaitu tahap merancang produk secara rinci
e. Tahap kelima pengumpulan bahan;
f. Tahap keenam pembuatan, yaitu menyusun naskah materi pada setiap frame sehingga menjadi sebuah produk media yang sudah jadi;
g. Tahap ketujuh uji coba, yaitu melakukan uji coba produk yang akan digunakan secara luas karena itu perlu validasi kelayakannya.
Berpedoman pada hal tersebut di atas ditambah dengan pengalaman penulis mengikuti pendidikan dan latihan pembuatan media pembelajaran berbasis ICT yang diselenggarakan oleh Sistem Sekolah Cerdas Indonesia (SSCI) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, penulis membuat media pembelajaran berbasis ICT. Media pembelajaran tersebut adalah menyimak berita dari TV, dengan cara merekam berita dari TV dengan menggunakan aplikasi windows movie maker pada komputer/laptop. Selanjutnya, hasil rekaman tersebut diinsert ke dalam slide power point lalu dicopy ke dalam CDR. Selain itu, juga dibuat media pembelajaran menyimak laporan peristiwa, menyimak wawancara, diskusi, dan drama, dengan cara yang sama seperti yang diuraiakan sebelumnya.
C. Menggunakan Media Pembelajaran Berbasis ICT dalam Pembelajaran Menyimak

Untuk menggunakan media pembelajaran berbasis ICT, misalnya dalam kegiatan pembelajaran menyimak, hanya dibutuhkan laptop dan LCD proyektor ditambah dengan CDR yang berisi media pembelajaran yang sudah dibuat seperti di atas. Masukkan CDR ke laptop lalu hubungkan laptop dengan LCD proyektor. Langkah selanjutnya, silahkan operasikan seperti pada saat akan mempresentasik materi pembelajaran dengan power point.
Bagi guru yang sudah mahir menggunakan computer, tentu tidaklah terlalu sulit dalam menggunakan media pembelajaran tersebut. Namun, bagi rekan guru yang masih setengah-setengah atau belum terlalu mahir, dapat meminta bantuan rekan guru yang lain untuk dilatih terlebih dahulu dalam menggunakan presentasi dengan power point.
D. Simpulan dan Saran
Dari uraian yang dikemukakan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa pembuatan media pembelajaran berbais ICT tidaklah terlalu sulit dan berbelit. Hanya dibutuhkan komputer jinjing/laptop, lalu keterampilan menggunakan aplikasi windows movie maker. Untuk penggunaannya di kelas, padukan laptop dengan LCD proyektor lalu tampilkanlah dalam bentuk power point. Dengan demikian, disarankan kepada rekan-rekan guru agar senantiasa memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam kegiatan pembelajaran demi mewujudkan kegiatan belajar mengajar yang inovatif untuk peningkatan hasil belajar siswa dan mutu pendidikan di negara kita.
Daftar Pustaka
Sardiman, Arief S. dkk. 2006. Media Pendidikan. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.
Soeparno. 2005. Media Pengajaran Bahasa. Jakarta: PT. Intan Pariwara.
Suyatno.2007. Teknik Pembelajaran Bahasa dan Sastra. Surabaya : SIC.

Suyono.2007. Cerdas Berpikir Bahasa dan Sastra Indonesia. Jakarta: Ganeca Eaxct.

Tarigan, Henry Guntur. 2006. Teknik Pengajaran Ketrampilan Menyimak. Bandung : Angkasa.

Tidak ada komentar: